" Saat Matahari Terbit Dari Ufuk Timur Akan Memancarkan Cahaya Kehidupan dan Perubahan Bagi Alam Semesta "
Sabtu, 20 Mei 2017
Minggu, 07 Mei 2017
" YESUS telah menyatakan bahwa diri-Nya adalah Tuhan dan Allah "
" Saat Matahari Terbit Dari Ufuk Timur,
Memancarkan Cahaya Kehidupan dan Perubahan Bagi Alam Semesta "
Oleh :
YESUS telah menyatakan bahwa diri-Nya adalah Tuhan dan Allah..!
Oleh :
Putra Dari Ufuk Timur
I. Gugatan para Antikristus bahwa "Yesus bukan Tuhan dan Allah"
I. Gugatan para Antikristus bahwa "Yesus bukan Tuhan dan Allah"
Sejak dahulu hingga sekarang, telah banyak orang menolak, menghina bahkan menghujat Yesus Kristus dengan berkata bahwa Yesus bukan-lah Allah, sebab Dia hanya utusan Allah. Beberapa orang diantara mereka tidak mau lagi untuk menyembah Yesus sebagai Tuhan dan Allah. Mereka itu berasal dari kalangan pendeta, pastur, calon pastur, biarawan, calon biarawan, pakar dan tokoh-tokoh "gereja" termasuk orang-orang yang memiliki KTP Kristen dahulunya. Dengan penuh percaya diri mereka berkata : "Kami telah menemukan kebenaran diluar Kristen", lagi katanya :
Secara frontal orang-orang "percaya diri" itu pun mengatakan bahwa dirinya telah mempelajari seluruh isi Alkitab Kristen dalam beberapa bahasa didunia, diantaranya adalah bahasa Indonesia, Inggris, Ibrani, Yunani (Latin), Arab, dan "bahasa manusia" lainnya, sehingga mereka menemukan bahwa Alkitab Kristen bukan-lah firman TUHAN, sebab jika Alkitab Kristen berisi ajaran tentang penyembahan kepada Yesus Kristus, maka itu pasti "salah". Karena menurut mereka, Yesus "tidak" pernah mengeluarkan penyataan bahwa Kristen harus menyembah Dia.
Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) pun tidak luput dari "gugatan" para "penemu kebenaran" tersebut, dengan alasan bahwa LAI telah "salah" dalam menyusun terjemahan Alkitab berbahasa Indonesia, walaupun cikal bakal lembaga ini telah berdiri sejak tanggal 4 Juni 1814 saat pendudukan Inggris -- yang dahulunya disebut Lembaga Alkitab di Batavia (sekarang Jakarta) dibawah pimpinan Gubernur Jenderal Thomas Stamford Raffles. Lembaga Alkitab 1814 merupakan cabang pembantu dari Lembaga Alkitab Inggris dan dinamakan Lembaga Alkitab Jawa (Java Auxiliary), dan kemudian saat pendudukan Belanda pada tahun 1816 diganti namanya menjadi Lembaga Alkitab Hindia-Belanda (Nederlands Oost-Indisch Bijbelgenootschap) atau dikenal dengan sebutan Lembaga Alkitab Batavia (Bataviaas Bijbelgenootschap). Walaupun Lembaga Alkitab Nasional yang mandiri telah diusahakan sejak tahun 1951, tetapi realisasinya baru pada tanggal 9 Februari 1954, yaitu pada waktu penandatanganan akta notaris pendirian Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) sebagai Yayasan dihadapan Notaris Elisa Pondaag dengan Akta Notaris bernomor 101, dan sekaligus diterima sebagai anggota madya (associate member) dari Persekutuan Lembaga-lembaga Alkitab Sedunia pada persidangannya di Ootacamund, India; selanjutnya diterima menjadi anggota penuh (full member) pada persidangan Persekutuan Lembaga-lembaga Alkitab Sedunia di Eastbourne, Inggris pada bulan April 1954. Dengan demikian, redaksi Alkitab Kristen pun tidak luput dari upaya "gugatan" mereka, yaitu para "penemu kebenaran".
Kesemua "gugatan" dilakukan melalui berbagai macam cara dan metode, lebih-lebih di "expose" dimuka umum dalam banyak kesempatan dan acara baik internal maupun eksternal oleh para Antikristus tersebut, bahwa ajaran Kristen didalam gereja TUHAN di Indonesia beserta Alkitab Kristen terbitan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) Terjemahan Baru (TB) Tahun 1974 adalah "salah".
Lebih arogan lagi, para pakar "kristen KTP" itu meyakinkan banyak orang bahwa mereka adalah mantan pengurus sinode organisasi gereja, ketua majelis gereja, gembala jemaat, pengajar, guru dan dosen khusus dengan gelar pendidikan Sarjana, Magister dan Doktor Teologia, dan mereka menyatakan bahwa :
"Kristen telah tertipu oleh Paulus, ajaran Yesus bukan demikian seperti yang sekarang diajarkan dan dilakukan oleh gereja TUHAN. Sebenarnya Yesus tidak pernah mengajarkan untuk menyembah diri-Nya, sebab yang patut disembah adalah Allah saja, sedangkan Yesus hanyalah utusan Allah seperti nabi-nabi TUHAN lainnya"
Ketika para Antikristus mengumandangkan kesaksian hidup dan "penemuan" mereka, maka para pembenci dan penghujat Yesus Kristus sejak dahulu kala pun sangat bergembira, berjingkrak-jingkrak dan bertempiksorak seperti "Cheerleader" atas kemenangan klub olahraganya diawal suatu pertandingan. Para pengkhianat Kristus pun ditempatkan pada garda terdepan sebagai "pasukan cadangan strategis" sekaligus "bumper" untuk menggugat penyembahan Kristen kepada Yesus Kristus.
Namun kemudian para Antikristus beserta "Cheerleader"-nya itu pun akhirnya terkejut, mereka tercengang-cengang dan terperanjat, sebab telah terjadi sesuatu yang sangat ironis, dan mereka berpikir mengapa terjadi hal-hal yang menakjubkan seperti ini, sangat tidak masuk di akal sehat dan membahayakan. Hal-hal tersebut, antara lain :
Empat hal tersebut diatas merupakan sebagian kecil dari banyak hal yang telah membuat para Antikristus beserta "Cheerleader"-nya terkejut, tercengang-cengang dan terperanjat, dengan melihat dan mencermati sesuatu yang sangat "spektakuler", sebab TUHAN ALLAH sendiri yang langsung turun-tangan untuk melaksanakan seluruh kehendak yang telah dirancang-Nya.
Pada saat Yesus berada di Kapernaum, banyak orang tahu bahwa Ia ada disana mereka pun datang berbondong-bondong bertemu dengan Dia, sehingga ruangan dalam rumah tempat Yesus berada penuh sesak, sehingga orang-orang dari luar tidak bisa masuk kedalamnya.
Ada seorang yang lumpuh di kota itu, ia dibawa kesana dengan digotong oleh 4 (empat) orang, namun karena orang yang sangat banyak didalam rumah tempat Yesus berada, mereka tidak bisa masuk lewat pintu, maka mereka pun membuka atap yang di atas-Nya, dan sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring dihadapan Yesus.
Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu : "Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni !" Tetapi di situ ada juga duduk beberapa ahli Taurat, mereka berpikir dalam hatinya : "Mengapa orang ini berkata begitu? Ia menghujat Allah. Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri ?".
Tetapi Yesus segera mengetahui dalam hati-Nya, bahwa mereka berpikir demikian, lalu Ia berkata kepada mereka : " Mengapa kamu berpikir begitu dalam hatimu? Manakah lebih mudah, mengatakan kepada orang lumpuh ini : Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan : Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalan? Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" -- berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu--: " Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu !" Dan orang itupun bangun, segera mengangkat tempat tidurnya dan pergi ke luar di hadapan orang-orang itu, sehingga mereka semua takjub lalu memuliakan Allah, katanya : "Yang begini belum pernah kita lihat."
-----------------------------------
Kisah orang lumpuh yang disembuhkan di Kapernaum diatas, jika dicermati secara baik dan benar, maka sebenarnya Yesus sudah menunjukkan bahwa Dia adalah Tuhan dan Allah.
Perhatikan isi kitab Markus 2 : 1 - 12 secara cermat :
Mengapa Yesus sangat berani berkata bahwa dosa orang lumpuh itu sudah diampuni, sedangkan tidak pernah ada seorang yang disebut "nabi" di Israel sebelum Dia, yang pernah berkata seperti itu kepada seseorang, bahwa : "Dosamu sudah diampuni".
Itu sebabnya, beberapa ahli Taurat yang sangat berpengaruh dikalangan agama Yahudi berpikir dalam hatinya : "Mengapa orang ini berkata begitu? Ia menghujat Allah. Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri ?".
Tentunya para ahli Taurat mengingat kembali isi kitab-kitab Ibrani yang telah dipelajari dan dikuasainya terkait "pengampunan dosa" dan "siapakah yang berhak untuk mengampuni dosa manusia", dan sesuai iman mereka sebagai penganut agama Yahudi diketahui bahwa "Yang bisa mengampuni dosa manusia adalah Allah, sebab selain Allah tidak ada satu orang manusia di bumi termasuk para malaikat di Sorga yang bisa mengampuni dosa manusia".
Ahli-ahli Taurat pada jaman itu adalah orang-orang yang telah diakui memiliki kemampuan dan "kepakaran" dalam penguasaan kitab Taurat Musa, Kitab Zabur--Daud dan kitab-kitab Ibrani lain, lebih dari penganut agama Yahudi lainnya. Pasti para Ahli Taurat telah membaca dan menyelidiki beberapa nas dalam kitab-kitab tersebut, diantaranya adalah :
Kitab - kitab Taurat nabi Musa :
Kitab Mikha :
Namun kenapa bisa ada seorang Manusia yang bisa mengampuni dosa seperti Yesus, para ahli Taurat itu pun berpikir dalam hatinya : "Mengapa orang ini berkata begitu? Ia menghujat Allah. Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri ?".
Tetapi Yesus segera mengetahui dalam hati-Nya, bahwa mereka berpikir demikian, lalu Ia berkata kepada mereka : " Mengapa kamu berpikir begitu dalam hatimu? Manakah lebih mudah, mengatakan kepada orang lumpuh ini : Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan : Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalan? Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa"
Ketika para ahli Taurat masih sementara berpikir dalam hati, Yesus saat itu juga mengetahui pikiran hati mereka, dan kemudian dengan tegas Ia berbicara untuk menunjuk pada diri-Nya sendiri yang selalu Ia disebut dengan istilah "Anak Manusia", bahwa di dunia ini Dia berkuasa mengampuni dosa manusia.
Tentunya banyak orang terutama para ahli Taurat yang sangat paham kitab-kitab Ibrani saat mendengar perkataan Yesus, merasa "ada yang salah", tetapi Yesus membuktikan bahwa perkataan-Nya tidak pernah salah.
Yesus telah menunjukkan bahwa Dia berkuasa untuk mengampuni dosa manusia, melalui bukti dan fakta telah terlihat dengan jelas dihadapan para ahli Taurat dan banyak orang bahwa "Orang Lumpuh" seketika langsung sehat dan dapat berjalan dengan normal, bahkan orang lumpuh itu pun memikul tilamnya (tilam adalah tempat tidur yang sebelumnya telah digunakan untuk menurunkan dirinya dari atas atap).
Ini berarti Yesus telah menyatakan kemuliaan-Nya sebagai Allah yang mengampuni dosa dan menyembuhkan penyakit yang diderita manusia, seperti yang sudah ada didalam kitab Mikha 7 : 18. Selain itu, Yesus telah menunjukkan diri-Nya adalah TUHAN, Allah Israel yang disembah oleh para nabi Israel, dan Yesus juga menyatakan kemuliaan-Nya sebagai Tuhan, seperti yang telah tertulis sebelumnya dalan kitab-kitab Ibrani :
Siapakah manusia yang bisa mengetahui isi pikiran hati orang lain yang sangat tersebunyi ?, hanya Yesus yang bisa melakukan hal tersebut, sebab Dia adalah TUHAN Allah.
Lihatlah isi kitab-kitab Ibrani berikut ini :
Jawabannya adalah Yesus mengetahui dengan segera (pada saat itu) semuanya dalam hati-Nya sendiri, sebab TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus, yaitu diri Yesus. Roh manusia adalah pelita TUHAN, maka TUHAN-lah yang menyelidiki seluruh lubuk hati manusia. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang didepan mata, tetapi TUHAN melihat hati, sebab Dia yang membentuk hati manusia, dan memperhatikan segala pekerjaan mereka.
III. Yesus Layak untuk disembah sebagai Tuhan dan Allah
Kisah "Orang lumpuh yang disembuhkan di kota Kapernaum" menjadi dasar bagi seorang Kristen untuk menyembah Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Allah, sebab Yesus sendiri telah menyatakan diri-Nya adalah Tuhan dan Allah dihadapan banyak orang.
Yesus Kristus adalah Allah yang membentuk hati manusia, dan memperhatikan segala pekerjaan mereka, sehingga dalam segala hal Dia adalah Allah Yang Maha Tahu. Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus.
Dengan demikian, maka para pendeta, pastur, calon pastur, biarawan, calon biarawan, para pakar akademik dan tokoh-tokoh "gereja" termasuk orang-orang yang memiliki KTP Kristen dahulunya, yang kemudian menjadi Antikristus adalah para pembohong dan penipu ulung. Mereka telah disesatkan oleh kebodohannya sendiri, walaupun mereka sangat berpengalaman dan mempunyai pendidikan tinggi dalam bidang Teologia--tetapi pada kenyataannya mereka adalah orang-orang yang tidak berakal budi. Dalam kebodohannya, mereka telah pergi untuk menyesatkan "banyak orang yang tidak bisa membedakan tangan kanan dari tangan kirinya".
Gugatan para "penemu kebenaran fiktif" tersebut telah dinyatakan GUGUR berdasarkan kriteria bahwa "Yesus tidak pernah mengatakan bahwa diri-Nya adalah Tuhan dan Allah", namun yang pada kenyataannya, Alkitab Kristen telah tertulis dengan sangat jelas bahwa Yesus Kristus telah berkata dengan mulut-Nya bahwa "Anak Manusia" berkuasa untuk mengampuni dosa manusia.
Itulah sebabnya, Kristen menyembah Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Allah berdasarkan pada bukti dan fakta yang dilakukan Yesus. Yesus pernah berkata :
Genaplah firman TUHAN ALLAH yang tertulis dalam kitab Amsal 15 : 21 tentang para Antikristus : "Kebodohan adalah kesukaan bagi yang tidak berakal budi", "Akal budi adalah sumber kehidupan bagi yang mempunyainya, tetapi siksaan bagi orang bodoh ialah kebodohannya" (Amsal 16 : 22) dan juga "Beginilah firman TUHAN semesta alam : " Tidak adakah lagi kebijaksanaan di Teman? Sudah hilangkah pertimbangan dari orang-orang yang berakal budi, sudah busukkah kebijaksanaan mereka? ".
Yudas saudara se-ibu dengan Yesus secara lahiriah mengatakan bahwa ia adalah hamba Yesus Kristus, sehingga Yudas dan Simon Petrus berbicara secara tegas tentang para Antikristus tersebut :
Sumber Utama Kajian :
" Dahulu ketika Kami masih dalam lingkup agama Kristen, rupanya Kami telah dibohongi oleh para pendeta, penginjil dan orang-orang Kristen sebelumnya, termasuk orang tua Kami sendiri, tetapi akhirnya Kami telah menemukan kebenaran di dalam kitab yang lebih sempurna selain Alkitab Kristen "
(Demikian ungkapan bahagia seorang Doktor Teologia -- mantan penganut agama Kristen pada aliran Protestan--mungkin saat ini ia telah menjadi Profesor dalam agama barunya)
Secara frontal orang-orang "percaya diri" itu pun mengatakan bahwa dirinya telah mempelajari seluruh isi Alkitab Kristen dalam beberapa bahasa didunia, diantaranya adalah bahasa Indonesia, Inggris, Ibrani, Yunani (Latin), Arab, dan "bahasa manusia" lainnya, sehingga mereka menemukan bahwa Alkitab Kristen bukan-lah firman TUHAN, sebab jika Alkitab Kristen berisi ajaran tentang penyembahan kepada Yesus Kristus, maka itu pasti "salah". Karena menurut mereka, Yesus "tidak" pernah mengeluarkan penyataan bahwa Kristen harus menyembah Dia.
Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) pun tidak luput dari "gugatan" para "penemu kebenaran" tersebut, dengan alasan bahwa LAI telah "salah" dalam menyusun terjemahan Alkitab berbahasa Indonesia, walaupun cikal bakal lembaga ini telah berdiri sejak tanggal 4 Juni 1814 saat pendudukan Inggris -- yang dahulunya disebut Lembaga Alkitab di Batavia (sekarang Jakarta) dibawah pimpinan Gubernur Jenderal Thomas Stamford Raffles. Lembaga Alkitab 1814 merupakan cabang pembantu dari Lembaga Alkitab Inggris dan dinamakan Lembaga Alkitab Jawa (Java Auxiliary), dan kemudian saat pendudukan Belanda pada tahun 1816 diganti namanya menjadi Lembaga Alkitab Hindia-Belanda (Nederlands Oost-Indisch Bijbelgenootschap) atau dikenal dengan sebutan Lembaga Alkitab Batavia (Bataviaas Bijbelgenootschap). Walaupun Lembaga Alkitab Nasional yang mandiri telah diusahakan sejak tahun 1951, tetapi realisasinya baru pada tanggal 9 Februari 1954, yaitu pada waktu penandatanganan akta notaris pendirian Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) sebagai Yayasan dihadapan Notaris Elisa Pondaag dengan Akta Notaris bernomor 101, dan sekaligus diterima sebagai anggota madya (associate member) dari Persekutuan Lembaga-lembaga Alkitab Sedunia pada persidangannya di Ootacamund, India; selanjutnya diterima menjadi anggota penuh (full member) pada persidangan Persekutuan Lembaga-lembaga Alkitab Sedunia di Eastbourne, Inggris pada bulan April 1954. Dengan demikian, redaksi Alkitab Kristen pun tidak luput dari upaya "gugatan" mereka, yaitu para "penemu kebenaran".
Kesemua "gugatan" dilakukan melalui berbagai macam cara dan metode, lebih-lebih di "expose" dimuka umum dalam banyak kesempatan dan acara baik internal maupun eksternal oleh para Antikristus tersebut, bahwa ajaran Kristen didalam gereja TUHAN di Indonesia beserta Alkitab Kristen terbitan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) Terjemahan Baru (TB) Tahun 1974 adalah "salah".
Lebih arogan lagi, para pakar "kristen KTP" itu meyakinkan banyak orang bahwa mereka adalah mantan pengurus sinode organisasi gereja, ketua majelis gereja, gembala jemaat, pengajar, guru dan dosen khusus dengan gelar pendidikan Sarjana, Magister dan Doktor Teologia, dan mereka menyatakan bahwa :
"Kristen telah tertipu oleh Paulus, ajaran Yesus bukan demikian seperti yang sekarang diajarkan dan dilakukan oleh gereja TUHAN. Sebenarnya Yesus tidak pernah mengajarkan untuk menyembah diri-Nya, sebab yang patut disembah adalah Allah saja, sedangkan Yesus hanyalah utusan Allah seperti nabi-nabi TUHAN lainnya"
Ketika para Antikristus mengumandangkan kesaksian hidup dan "penemuan" mereka, maka para pembenci dan penghujat Yesus Kristus sejak dahulu kala pun sangat bergembira, berjingkrak-jingkrak dan bertempiksorak seperti "Cheerleader" atas kemenangan klub olahraganya diawal suatu pertandingan. Para pengkhianat Kristus pun ditempatkan pada garda terdepan sebagai "pasukan cadangan strategis" sekaligus "bumper" untuk menggugat penyembahan Kristen kepada Yesus Kristus.
Namun kemudian para Antikristus beserta "Cheerleader"-nya itu pun akhirnya terkejut, mereka tercengang-cengang dan terperanjat, sebab telah terjadi sesuatu yang sangat ironis, dan mereka berpikir mengapa terjadi hal-hal yang menakjubkan seperti ini, sangat tidak masuk di akal sehat dan membahayakan. Hal-hal tersebut, antara lain :
- Jumlah orang-orang yang menyembah Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Allah justru semakin meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk di wilayah Nusantara (berbanding lurus dan bernilai positif)---walaupun terlihat begitu banyak Antikristus yang telah meninggalkan dan mengkhianati ajaran penyembahan kepada TUHAN ALLAH-nya. Sesuai data statistik dalam suatu sumber khusus telah menunjukkan bahwa pertumbuhan jumlah penyembah Yesus Kristus yang sangat pesat hingga mencapai rata-rata 2,4% per tahun sesuai trend tahun 1990 hingga 2000 (10 tahun). Demikian juga menurut data Mercy Mission menunjukkan bahwa setiap tahun terdapat adanya penambahan kira-kira 2,000,000 orang (2 juta orang) yang mengenal dan mengaku dengan mulutnya bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan Allah, mereka pun menyembah-Nya seperti saudara-saudara Kristen sebelumnya ;
- Tingkat kematian bayi Kristen menurun secara signifikan, dan berbanding terbalik dengan angka kelahiran bayi yang orang tuanya menyembah Yesus Kristus sebagai TUHAN ALLAH. Secara pasti, hal ini memicu peningkatan jumlah anggota Gereja TUHAN di wilayah Indonesia. Dalam sebuah laporan oleh Christian Broadcasting Network (CBN) Tahun 2012 menggambarkan tentang pertumbuhan gereja di Indonesia sebagai hal paling “fenomenal”, termasuk peningkatan jumlah orang yang beribadah didalam Gereja TUHAN di banyak daerah. Seorang pastor Indonesia Billy Njotorahardjo, mengatakan bahwa gerejanya bertumbuh dari 400 orang menjadi lebih dari 6.000 orang dalam kurun waktu empat tahun. CBN sempat merilis video pertumbuhan jemaat gereja di Indonesia. [Lihat : Report: Christianity Growing in Indonesia”] dan [Indonesia Churches Explode With Growth].
- Walaupun hingga saat ini secara resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia belum menyajikan data tentang jumlah kelahiran maupun jumlah kematian menurut agama di Indonesia, sebab mungkin hal ini dianggap "belum penting". Namun dengan menggunakan analisis korelasi berganda terhadap variabel-variabel berikut : (a) jumlah penduduk menurut agama, (b) jumlah kelahiran dan kematian bayi menurut keluarga sesuai agama dari kepala keluarga, dan (c) jumlah kematian non bayi baik akibat sakit, kecelakaan, bencana alam, pembunuhan dan narkotika pada daerah-daerah yang dianggap mayoritas jumlah penduduk dengan agama tertentu, maka dapat diketahui bahwa jumlah kelahiran bayi beragama Kristen meningkat sangat signifikan dengan pertambahan jumlah penduduk, begitu pula sebaliknya tingkat kematian pada bayi yang berasal dari keluarga Kristen berbanding terbalik dengan pertambahan jumlah penduduk Indonesia. Itu sebabnya, dalam hal ini pertambahan jumlah orang yang menyembah Yesus Kristus sebagai TUHAN ALLAH di Indonesia salah satunya diperoleh dari kelahiran bayi-bayi sebagai berkat yang telah diberikan oleh TUHAN ALLAH kepada Gereja TUHAN. Selain itu, jumlah orang Kristen yang meninggal dunia sangat menurun terlihat dari jumlah penduduk menurut umur, sebab Allah sangat mengasihi mereka, supaya dalam kehidupannya mereka tetap berkarya sebagai "kawan sekerja Allah", bahkan lebih dari pada itu telah terjadi penambahan jiwa-jiwa baru secara "spektaluker" yakni orang-orang yang tidak mengenal Yesus sebelumnya. Peristiwa "Spektakuler" tersebut bukan karena usaha manusia tetapi hanya karena karya dan kehendak Yesus Kristus sendiri. Sebab sesuai hasil observasi, sebagian besar organisasi gereja yang menyebut dirinya "Kristen", telah "suam-suam kuku" dalam melaksanakan tugas pertama yang diberikan oleh Yesus Kristus, yaitu : "menjadikan semua bangsa murid-Ku dan babtislah mereka dalam nama Bapa, dan Anak, dan Roh Kudus". Mereka hanya menyibukkan diri untuk "mempertahankan status quo" seperti murid-murid Yesus dahulu di Yerusalem hingga Yesus Kristus sendiri berkarya untuk merekrut "Saulus" yang disebut "Paulus" sebagai rasul-Nya, barulah kemudian mereka sadar akan tugas dan tanggungjawab yang telah diberikan oleh Sang Pencipta. Inilah fakta yang terlihat dalam beberapa organisasi gerejawi yang telah "pecah" menjadi banyak cabang organisasi baru dengan jumlah anggota yang hanya berasal dari organisasi sebelumnya --- jumlah orangnya tetap, tetapi organisasi gereja bermunculan dimana-mana, kesemuanya dilakukan akibat kepentingan pribadi semata, jabatan dan doktrin atau tafsiran menurut pemikiran sendiri, apalagi jika ia berasal dari strata teologia yang lebih tinggi (Harga diri dan kepuasan pribadi telah membuat mereka tidak mampu melaksanakan Tugas Pertama sekaligus Perintah yang diberikan oleh Yesus Kristus). Namun hal tersebut tidak menjadi penghalang, sebab Yesus Kristus sendiri telah dan akan tetap berkarya melalui anak-anak pilihan-Nya untuk menjadikan semua bangsa murid-Nya. Bukti telah terlihat dengan jelas, banyak orang-orang yang menyebut dirinya "Kristen", namun lupa akan "tugasnya" -- hidupnya hanya "suam - suam kuku", tetapi pertumbuhan Gereja TUHAN tetap meningkat sebagai berkat bagi anak-anak pilihan-Nya dan "kawan-kawan sekerja Allah". Kitab wahyu telah tergenapi, mereka yang mempertahankan "suam-suam kuku", yaitu : para pendeta, pastur, calon pastur, biarawan, calon biarawan, pakar dan tokoh-tokoh "gereja" termasuk orang-orang yang memiliki KTP Kristen telah diambil "kaki dian"-nya oleh TUHAN dan diberikan kepada orang lain yang lebih layak menerimanya. Akhirnya, mereka yang "suam-suam kuku" tersebut menjadi Antikristus yang pergi dan menyesatkan banyak orang, sebab dirinya sendiri telah disesatkan.
- Dengan diusirnya para Antikristus dari dalam Sorga Tingkat Bawah di bumi itu, maka TUHAN pun menambahkan lebih banyak orang, dan mereka lebih berkapasitas serta lebih cerdas daripada para pengkhianat. Dengan demikian, roh TUHAN telah mundur dari para "pencari kebenaran" tersebut, dan "Kaki Dian"-nya telah diberikan kepada orang lain yang ditentukan sebelum dunia diciptakan sebagai Saksi-saksi Yesus Kristus dan Warga Kerajaan Allah. Fakta telah menunjukkan bahwa saat ini muncul banyak Saksi-saksi Kristus yang sebelumnya pernah menolak Dia akibat "tidak bisa membedakan tangan kanan dari tangan kirinya", namun hati mereka dinilai baik menurut penilaian TUHAN sendiri, sebab TUHAN ALLAH yang menilai hati setiap anak manusia.
Empat hal tersebut diatas merupakan sebagian kecil dari banyak hal yang telah membuat para Antikristus beserta "Cheerleader"-nya terkejut, tercengang-cengang dan terperanjat, dengan melihat dan mencermati sesuatu yang sangat "spektakuler", sebab TUHAN ALLAH sendiri yang langsung turun-tangan untuk melaksanakan seluruh kehendak yang telah dirancang-Nya.
Kehendak TUHAN ALLAH yang paling utama adalah menyatakan bahwa Yesus Kristus telah menjadi manusia, dan Yesus adalah Tuhan dan Allah...!
Sebab segala sesuatu adalah berasal dari Dia, oleh Dia, kepada Dia : bagi Dia segala kemuliaan untuk selama-lamanya. Amin.
II. Kebodohan para Antikristus untuk memahami isi Alkitab Kristen
Berkali-kali Yesus telah menyatakan kepada banyak orang bahwa diri-Nya adalah Tuhan dan Allah, namun mereka menolak dan menghujat Dia. Cermatilah berbagai perkataan Yesus Kristus bahwa diri-Nya adalah Tuhan dan Allah dalam salah satu kisah, yakni Yesus Kristus menyembuhkan orang lumpuh di Kapernaum. (Tertulis secara lengkap dan detail dalam kitab Markus 2 : 1 - 12)Pada saat Yesus berada di Kapernaum, banyak orang tahu bahwa Ia ada disana mereka pun datang berbondong-bondong bertemu dengan Dia, sehingga ruangan dalam rumah tempat Yesus berada penuh sesak, sehingga orang-orang dari luar tidak bisa masuk kedalamnya.
Ada seorang yang lumpuh di kota itu, ia dibawa kesana dengan digotong oleh 4 (empat) orang, namun karena orang yang sangat banyak didalam rumah tempat Yesus berada, mereka tidak bisa masuk lewat pintu, maka mereka pun membuka atap yang di atas-Nya, dan sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring dihadapan Yesus.
Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu : "Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni !" Tetapi di situ ada juga duduk beberapa ahli Taurat, mereka berpikir dalam hatinya : "Mengapa orang ini berkata begitu? Ia menghujat Allah. Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri ?".
Tetapi Yesus segera mengetahui dalam hati-Nya, bahwa mereka berpikir demikian, lalu Ia berkata kepada mereka : " Mengapa kamu berpikir begitu dalam hatimu? Manakah lebih mudah, mengatakan kepada orang lumpuh ini : Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan : Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalan? Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" -- berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu--: " Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu !" Dan orang itupun bangun, segera mengangkat tempat tidurnya dan pergi ke luar di hadapan orang-orang itu, sehingga mereka semua takjub lalu memuliakan Allah, katanya : "Yang begini belum pernah kita lihat."
Kisah orang lumpuh yang disembuhkan di Kapernaum diatas, jika dicermati secara baik dan benar, maka sebenarnya Yesus sudah menunjukkan bahwa Dia adalah Tuhan dan Allah.
Perhatikan isi kitab Markus 2 : 1 - 12 secara cermat :
Yesus berkata kepada orang lumpuh itu :
"Anak-Ku dosamu sudah diampuni"..! .
Itu sebabnya, beberapa ahli Taurat yang sangat berpengaruh dikalangan agama Yahudi berpikir dalam hatinya : "Mengapa orang ini berkata begitu? Ia menghujat Allah. Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri ?".
Tentunya para ahli Taurat mengingat kembali isi kitab-kitab Ibrani yang telah dipelajari dan dikuasainya terkait "pengampunan dosa" dan "siapakah yang berhak untuk mengampuni dosa manusia", dan sesuai iman mereka sebagai penganut agama Yahudi diketahui bahwa "Yang bisa mengampuni dosa manusia adalah Allah, sebab selain Allah tidak ada satu orang manusia di bumi termasuk para malaikat di Sorga yang bisa mengampuni dosa manusia".
Ahli-ahli Taurat pada jaman itu adalah orang-orang yang telah diakui memiliki kemampuan dan "kepakaran" dalam penguasaan kitab Taurat Musa, Kitab Zabur--Daud dan kitab-kitab Ibrani lain, lebih dari penganut agama Yahudi lainnya. Pasti para Ahli Taurat telah membaca dan menyelidiki beberapa nas dalam kitab-kitab tersebut, diantaranya adalah :
Kitab - kitab Taurat nabi Musa :
- Tetapi sekarang, kiranya Engkau mengampuni dosa mereka itu--dan jika tidak, hapuskanlah kiranya namaku dari dalam kitab yang telah Kautulis."(Keluaran 22 : 2) ;
- Berjalanlah TUHAN lewat dari depannya dan berseru: "TUHAN, TUHAN, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya, yang meneguhkan kasih setia-Nya kepada beribu-ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran dan dosa; tetapi tidaklah sekali-kali membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya dan cucunya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat." Segeralah Musa berlutut ke tanah, lalu sujud menyembah serta berkata : "Jika aku telah mendapat kasih karunia di hadapan-Mu, ya Tuhan, berjalanlah kiranya Tuhan di tengah-tengah kami; sekalipun bangsa ini suatu bangsa yang tegar tengkuk, tetapi ampunilah kesalahan dan dosa kami; ambillah kami menjadi milik-Mu."(Keluaran 34 : 6-9) ;
- Tetapi Yosua berkata kepada bangsa itu : "Tidaklah kamu sanggup beribadah kepada TUHAN, sebab Dialah Allah yang kudus, Dialah Allah yang cemburu. Ia tidak akan mengampuni kesalahan dan dosamu." (Yosua 24 : 19) ;
- Ia menyentuhkannya kepada mulutku serta berkata : "Lihat, ini telah menyentuh bibirmu, maka kesalahanmu telah dihapus dan dosamu telah diampuni." (Yesaya 6 : 7) ;
- Bagaimana, kalau begitu, dapatkah Aku mengampuni engkau? Anak-anakmu telah meninggalkan Aku, dan bersumpah demi yang bukan allah. Setelah Aku mengenyangkan mereka, mereka berzinah dan bertemu ke rumah persundalan " (Yesaya 5 : 7)
- Maka aku memohon kepada TUHAN, Allahku, dan mengaku dosaku, demikian : "Ah Tuhan, Allah yang maha besar dan dahsyat, yang memegang Perjanjian dan kasih setia terhadap mereka yang mengasihi Engkau serta berpegang pada perintah-Mu!" (Daniel 9 : 4) ;
- Ya Tuhan, sesuai dengan belas kasihan-Mu, biarlah kiranya murka dan amarah-Mu berlalu dari Yerusalem, kota-Mu, gunung-Mu yang kudus; sebab oleh karena dosa kami dan oleh karena kesalahan nenek moyang kami maka Yerusalem dan umat-Mu telah menjadi cela bagi semua orang yang di sekeliling kami. (Daniel 9 : 14)
- Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku ! (Mazmur 51 : 2)
- "Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata : "Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku," dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku " (Mazmur 32 : 5) ;
Kitab Mikha :
- Siapakah Allah seperti Engkau yang mengampuni dosa, dan yang memaafkan pelanggaran dari sisa-sisa milik-Nya sendiri; yang tidak bertahan dalam murka-Nya untuk seterusnya, melainkan berkenan kepada kasih setia? " (Mikha 7 : 18) ;
- Biarlah Ia kembali menyayangi kita, menghapuskan kesalahan-kesalahan kita dan melemparkan segala dosa kita ke dalam tubir-tubir laut. (Mikha 7 : 19)
"Siapakah Allah seperti Engkau yang mengampuni dosa,
dan yang memaafkan pelanggaran dari sisa-sisa milik-Nya sendiri; yang tidak bertahan dalam murka-Nya untuk seterusnya, melainkan berkenan kepada kasih setia ?"
dan yang memaafkan pelanggaran dari sisa-sisa milik-Nya sendiri; yang tidak bertahan dalam murka-Nya untuk seterusnya, melainkan berkenan kepada kasih setia ?"
Namun kenapa bisa ada seorang Manusia yang bisa mengampuni dosa seperti Yesus, para ahli Taurat itu pun berpikir dalam hatinya : "Mengapa orang ini berkata begitu? Ia menghujat Allah. Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri ?".
Tetapi Yesus segera mengetahui dalam hati-Nya, bahwa mereka berpikir demikian, lalu Ia berkata kepada mereka : " Mengapa kamu berpikir begitu dalam hatimu? Manakah lebih mudah, mengatakan kepada orang lumpuh ini : Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan : Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalan? Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa"
Ketika para ahli Taurat masih sementara berpikir dalam hati, Yesus saat itu juga mengetahui pikiran hati mereka, dan kemudian dengan tegas Ia berbicara untuk menunjuk pada diri-Nya sendiri yang selalu Ia disebut dengan istilah "Anak Manusia", bahwa di dunia ini Dia berkuasa mengampuni dosa manusia.
Tentunya banyak orang terutama para ahli Taurat yang sangat paham kitab-kitab Ibrani saat mendengar perkataan Yesus, merasa "ada yang salah", tetapi Yesus membuktikan bahwa perkataan-Nya tidak pernah salah.
Yesus telah menunjukkan bahwa Dia berkuasa untuk mengampuni dosa manusia, melalui bukti dan fakta telah terlihat dengan jelas dihadapan para ahli Taurat dan banyak orang bahwa "Orang Lumpuh" seketika langsung sehat dan dapat berjalan dengan normal, bahkan orang lumpuh itu pun memikul tilamnya (tilam adalah tempat tidur yang sebelumnya telah digunakan untuk menurunkan dirinya dari atas atap).
Ini berarti Yesus telah menyatakan kemuliaan-Nya sebagai Allah yang mengampuni dosa dan menyembuhkan penyakit yang diderita manusia, seperti yang sudah ada didalam kitab Mikha 7 : 18. Selain itu, Yesus telah menunjukkan diri-Nya adalah TUHAN, Allah Israel yang disembah oleh para nabi Israel, dan Yesus juga menyatakan kemuliaan-Nya sebagai Tuhan, seperti yang telah tertulis sebelumnya dalan kitab-kitab Ibrani :
- Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu, (Mazmur 103 : 3) ;
- Kalau aku, kataku : "TUHAN, kasihanilah aku, sembuhkanlah aku, sebab terhadap Engkaulah aku berdosa!" (Mazmur 41 : 4) ;
- TUHAN, Allah kami, Engkau telah menjawab mereka, Engkau Allah yang mengampuni bagi mereka, tetapi yang membalas perbuatan-perbuatan mereka (Mazmur 99 : 8) ;
- Aku, Akulah Dia yang menghapus dosa pemberontakanmu oleh karena Aku sendiri, dan Aku tidak mengingat-ingat dosamu. (Yesaya 43 : 25) ;
- "Tiliklah sengsaraku dan kesukaranku, dan ampunilah segala dosaku" (Mazmur 25 : 18) ;
- Tolonglah kami, ya Allah penyelamat kami, demi kemuliaan nama-Mu! Lepaskanlah kami dan ampunilah dosa kami oleh karena nama-Mu! (Mazmur 79 : 9) ;
- serta berkata : "Jika aku telah mendapat kasih karunia di hadapan-Mu, ya Tuhan, berjalanlah kiranya Tuhan di tengah-tengah kami; sekalipun bangsa ini suatu bangsa yang tegar tengkuk, tetapi ampunilah kesalahan dan dosa kami; ambillah kami menjadi milik-Mu." (Keluaran 34 : 9).
Siapakah manusia yang bisa mengetahui isi pikiran hati orang lain yang sangat tersebunyi ?, hanya Yesus yang bisa melakukan hal tersebut, sebab Dia adalah TUHAN Allah.
Lihatlah isi kitab-kitab Ibrani berikut ini :
- Biarlah berakhir kejahatan orang fasik, tetapi teguhkanlah orang yang benar, Engkau, yang menguji hati dan batin orang, ya Allah ang adil (Mazmur 7 : 9) ;
- TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus; TUHAN, takhta-Nya di sorga; mata-Nya mengamat-amati, sorot mata-Nya menguji anak-anak manusia (Mazmur 11 : 4) ;
- Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi Tuhanlah yang menentukan arah langkahnya (Amsal 16 : 9) ;
- Dia yang membentuk hati mereka sekalian, yang memperhatikan segala pekerjaan mereka (Mazmur 33 : 15) ;
- Roh manusia adalah pelita TUHAN, yang menyelidiki seluruh lubuk hatinya (Amsal 20 :27) ;
- Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel : "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang didepan mata, tetapi TUHAN melihat hati." (1 Samuel 16 : 7) ;
- masakan Allah tidak akan menyelidikinya? Karena Ia mengetahui rahasia hati! (Mazmur 44 : 21) ;
- Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku; (Mazmur 139 : 23) ;
- Mereka menyakiti hati-Nya dengan perbuatan mereka, maka timbullah tulah di antara mereka (Mazmur 106 : 29).
Jawabannya adalah Yesus mengetahui dengan segera (pada saat itu) semuanya dalam hati-Nya sendiri, sebab TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus, yaitu diri Yesus. Roh manusia adalah pelita TUHAN, maka TUHAN-lah yang menyelidiki seluruh lubuk hati manusia. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang didepan mata, tetapi TUHAN melihat hati, sebab Dia yang membentuk hati manusia, dan memperhatikan segala pekerjaan mereka.
III. Yesus Layak untuk disembah sebagai Tuhan dan Allah
Kisah "Orang lumpuh yang disembuhkan di kota Kapernaum" menjadi dasar bagi seorang Kristen untuk menyembah Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Allah, sebab Yesus sendiri telah menyatakan diri-Nya adalah Tuhan dan Allah dihadapan banyak orang.
Yesus Kristus adalah Allah yang membentuk hati manusia, dan memperhatikan segala pekerjaan mereka, sehingga dalam segala hal Dia adalah Allah Yang Maha Tahu. Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus.
Dengan demikian, maka para pendeta, pastur, calon pastur, biarawan, calon biarawan, para pakar akademik dan tokoh-tokoh "gereja" termasuk orang-orang yang memiliki KTP Kristen dahulunya, yang kemudian menjadi Antikristus adalah para pembohong dan penipu ulung. Mereka telah disesatkan oleh kebodohannya sendiri, walaupun mereka sangat berpengalaman dan mempunyai pendidikan tinggi dalam bidang Teologia--tetapi pada kenyataannya mereka adalah orang-orang yang tidak berakal budi. Dalam kebodohannya, mereka telah pergi untuk menyesatkan "banyak orang yang tidak bisa membedakan tangan kanan dari tangan kirinya".
Gugatan para "penemu kebenaran fiktif" tersebut telah dinyatakan GUGUR berdasarkan kriteria bahwa "Yesus tidak pernah mengatakan bahwa diri-Nya adalah Tuhan dan Allah", namun yang pada kenyataannya, Alkitab Kristen telah tertulis dengan sangat jelas bahwa Yesus Kristus telah berkata dengan mulut-Nya bahwa "Anak Manusia" berkuasa untuk mengampuni dosa manusia.
Itulah sebabnya, Kristen menyembah Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Allah berdasarkan pada bukti dan fakta yang dilakukan Yesus. Yesus pernah berkata :
"Ada tertulis : Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti! "
(Lukas 4 : 8)
Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka.
(Matius 10 : 28)
Yudas saudara se-ibu dengan Yesus secara lahiriah mengatakan bahwa ia adalah hamba Yesus Kristus, sehingga Yudas dan Simon Petrus berbicara secara tegas tentang para Antikristus tersebut :
"Akan tetapi mereka menghujat segala sesuatu yang tidak mereka ketahui dan justru apa yang mereka ketahui dengan nalurinya seperti binatang yang tidak berakal, itulah yang mengakibatkan kebinasaan mereka"
( Yudas 1 : 10)
Tetapi mereka itu sama dengan hewan yang tidak berakal, sama dengan binatang yang hanya dilahirkan untuk ditangkap dan dimusnahkan.
Mereka menghujat apa yang tidak mereka ketahui, sehingga oleh perbuatan mereka yang jahat mereka sendiri akan binasa seperti binatang liar, dan akan mengalami nasib yang buruk sebagai upah kejahatan mereka.
Berfoya-foya pada siang hari, mereka anggap kenikmatan.
Mereka adalah kotoran dan noda, yang mabuk dalam hawa nafsu mereka kalau mereka duduk makan minum bersama-sama dengan kamu.
Mata mereka penuh nafsu zinah dan mereka tidak pernah jemu berbuat dosa.
Mereka memikat orang-orang yang lemah.
Hati mereka telah terlatih dalam keserakahan.
Mereka adalah orang-orang yang terkutuk!
Oleh karena mereka telah meninggalkan jalan yang benar, maka tersesatlah mereka, lalu mengikuti jalan Bileam, anak Beor, yang suka menerima upah untuk perbuatan-perbuatan yang jahat.
(2 Petrus 2 : 12)
Sumber Utama Kajian :
Alkitab KRISTEN, Terjemahan Baru (TB) Terbitan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) Tahun 1974.
http://www.alkitab.or.id/tentang-kami/sejarah/
https://www.hidayatullah.com/spesial/ragam/read/2014/11/13/33142/indonesia-negeri-dengan-pertumbuhan-gereja-tercepat-di-dunia.html
Putra Dari Ufuk Timur.-
http://www.alkitab.or.id/tentang-kami/sejarah/
https://www.hidayatullah.com/spesial/ragam/read/2014/11/13/33142/indonesia-negeri-dengan-pertumbuhan-gereja-tercepat-di-dunia.html
Putra Dari Ufuk Timur.-
Rabu, 03 Mei 2017
Kristen Tidak Perlu Kuatir dan Takut ? Bukankah Orang Kristen sudah berada di sorga saat ini !
" Saat Matahari Terbit Dari Ufuk Timur,
Memancarkan Cahaya Kehidupan dan Perubahan Bagi Alam Semesta "
Kristen Tidak Perlu Kuatir dan Takut ?
Bukankah Orang Kristen
sudah berada di sorga saat ini !
Oleh :
Putra Dari Ufuk Timur
Beberapa waktu yang lalu Saya berdiskusi dengan seorang laki-laki yang tidak percaya bahwa Yesus adalah Tuhan. Banyak hal yang telah dibahas terkait substansi iman Kristen, sebab orang tersebut sangat reaktif terhadap pernyataan-pernyataan yang Saya sampaikan terutama kebenaran yang mutlak bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan Allah.
Di sesi akhir dalam diskusi itu, orang tersebut mengatakan kepada saya : "Marilah kita berdiskusi dengan obyektif dan logis, tentunya dengan akal sehat sebab kita sama-sama ingin masuk sorga, bukan ? ".
Dengan tegas, Saya sampaikan kepadanya : " Oh iya, Saya sangat setuju jika kita berdiskusi secara obyektif dan logis, dan harus sesuai fakta-fakta dan bukti yang sah dan ilmiah, namun maaf sekali ... Saya tidak setuju dengan perkataan anda yaitu "sebab kita sama-sama ingin masuk sorga, bukan ?", sebab saat ini Saya telah menjadi warga sorga dan sedang menunggu kedatangan Yesus Kristus yang kedua kali untuk menjemput kami orang-orang Kristen !. Ia pun tersentak, dan berkata : "Mana mungkin sedangkan kita masih hidup di dunia kok... apa alasan dan dasar anda mengatakan demikian ?".
Saya pun menjawabnya : Yesus Kristus telah berkata demikian : "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal " (Yohanes 3 : 16), dan juga : "Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Roh Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu" (Matius 12 : 28).
Oleh sebab itu, setiap orang Kristen sangat mengenal Roh Allah, yaitu setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah, dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah (1 Yohanes 4 : 2-3), sehingga "Setiap orang yang telah percaya dan mengaku dengan mulutnya bahwa TUHAN telah menjadi manusia yang bernama Yesus, dan menyatakan bahwa Yesus Kristus adalah TUHAN ALLAH serta melakukan kehendak-Nya, maka secara pasti ia telah diselamatkan dan memperoleh hidup yang kekal ..!".
Yesus Kristus juga telah mengatakan secara jelas tentang hal ini, yaitu :
Kapankah Kristen masuk kedalam Kerajaan Allah ?
Saat itu juga, jika seseorang yang menjadi Kristen, maka ia sah telah masuk dalam Kerajaan Allah. Ketika ia bertobat dan mengakui bahwa Yesus Kristus adalah TUHAN ALLAH, dan oleh Roh Kudus ia akan dibimbing untuk melakukan segala kehendak-Nya.
Yesus Kristus adalah Kerajaan Allah atau disebut juga Kerajaan Sorga, yang disampaikan oleh Yohanes Pembabtis kepada banyak orang dahulu, ia berkata : "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!" (Matius 3 : 2). Yesus pun mengabarkan hal yang sama : "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!".
Pada saat Yesus mati diatas kayu Salib, maka Kerajaan Sorga sudah datang didalam dunia, yaitu Yesus Kristus. Dia-lah Kerajaan Sorga itu. Yesus berkata :
Itu sebabnya, firman TUHAN ALLAH yang tertulis dalam Filipi 3 : 20-21, menyatakan demikian : "Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat, yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya".
Dimanakah Kerajaan Allah yang disebut Kerajaan Sorga di dalam dunia ini ?
Kerajaan Sorga ada didalam diri setiap Kristen, seperti yang telah dikatakan oleh Yesus Kristus, sebab Dia-lah Kerajaan Sorga itu...!!!
Semua orang Kristen akan berkumpul didalam dunia saat ini untuk menyembah Yesus Kristus dalam suatu kumpulan yang disebut " Gereja TUHAN", dimana Kristus sendiri telah menjadi Kepala dari jemaat-Nya.
Maka dengan demikian, setiap Kristen telah memiliki jaminan keselamatan yang sah dan mutlak didalam dunia, sambil menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat, yang akan mengubah tubuh setiap Kristen di dunia ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia.
Inilah Kerajaan Sorga yang telah datang kedalam Dunia, yaitu Yesus Kristus...!!!
Demikian penjelasan kepada teman diskusi Saya tentang pernyataan bahwa saat ini Saya telah menjadi warga Kerajaan Sorga dan sedang menunggu kedatangan Yesus Kristus yang kedua kali untuk menjemput kami orang-orang Kristen untuk menerima hidup yang kekal bersama-sama Dia di Sorga Tingkat Ketiga, dimana sekarang ini Dia berada !
Lalu setelah ia mendengar penjelasan tersebut, teman itu kemudian bertanya : "Bagaimana jika seorang Kristen kemudian meninggal dunia ...?.
Saya pun menjawabnya dengan baik, sebagai berikut :
Setiap orang Kristen yang meninggal dunia atau mengalami kematian jasmani, maka orang tersebut akan turun kedalam kerajaan Maut atau dunia orang mati, namun kemudian akan dibangkitkan pada hari itu juga untuk dikumpulkan dengan orang-orang kudus di Firdaus, yaitu : Sorga Tingkat Kedua, sebab Yesus Kristus telah mengalahkan kuasa Maut dan bangkit dari kematian.
Segala kuasa Maut dan kunci kerajaan Maut telah berada ditangan-Nya, sehingga Yesus Kristus berkuasa membangkitkan setiap Kristen yang turun kedalam dunia orang mati tersebut, dan Yesus Kristus sendiri telah memberikan kunci Kerajaan Sorga kepada setiap anak-anak pilihan-Nya, sehingga Kristen akan dengan leluasa masuk kedalam Firdaus, Sorga Tingkat Kedua itu, untuk menunggu kedatangan Yesus Kristus yang kedua kali untuk menjemput orang-orang Kristen yang masih hidup di bumi.
Pada saat kedatangan Yesus Kristus untuk kedua kali, semua orang mati yang tertahan didalam alam Maut akan bangkit kembali, dan bersama-sama dengan orang yang masih hidup saat itu bertekuk lutut dan mengaku dihadapan-Nya, bahwa Yesus Kristus adalah TUHAN ALLAH, sebab Dia datang dengan segala kemuliaan dan kegemilangan-Nya.
Oleh sebab itu, ingat dan camkanlah Saudaraku ...!
Yesus Kristus saat ini telah memegang 2 (dua) buah kunci, yaitu : Kunci Kerajaan Maut dan Kunci Kerajaan Sorga. Kunci Kerajaan Sorga sudah diberikan kepada setiap orang yang telah mengaku dengan mulutnya bahwa Yesus Kristus adalah TUHAN ALLAH dan melakukan segala kehendak-Nya. Dan dengan Kunci Kerajaan Maut, maka Dia akan membebaskan setiap orang Kristen yang masuk dalam alam Maut.
Jadi, Apakah yang membuat setiap Kristen harus kuatir dan takut..??? apakah saat ini ia masih hidup ataukah sudah/akan meninggal dunia, setiap orang Kristen telah memiliki "jaminan hidup yang kekal" didalam Yesus Kristus, Juruselamat Manusia---saat inipun setiap Kristen adalah warga kerajaan Sorga, baik masih hidup di Bumi maupun yang telah hidup di Firdaus.
Itu sebabnya, firman TUHAN ALLAH telah menyatakan secara jelas tentang kematian jasmani atau meninggal dunia bagi setiap orang Kristen, yakni :
Ini kami katakan kepadamu dengan firman Tuhan : kita yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan, sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal. Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa.
Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan. Karena itu hiburkanlah seorang akan yang lain dengan perkataan-perkataan ini.
Apabila kamu telah mati bersama-sama dengan Kristus dan bebas dari roh-roh dunia, mengapakah kamu menaklukkan dirimu pada rupa-rupa peraturan, seolah-olah kamu masih hidup di dunia. Sebab, Tuhan tidak pernah lalai menepati janji-Nya kepada manusia, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat (2 Petrus 3 : 9).
Anggaplah kesabaran Tuhan kita sebagai kesempatan bagimu untuk beroleh selamat, seperti juga Paulus, saudara kita yang kekasih, telah menulis kepadamu menurut hikmat yang dikaruniakan kepadanya (2 Petrus 3 : 15).
Terima kasih, Saudara sudah berdiskusi dengan Saya tentang "Jalan Keselamatan" yang diberikan kepada semua orang..!
Terpujilah Yesus Kristus, TUHAN ALLAH kita...., sebab segala sesuatu adalah berasal dari Dia, oleh Dia, kepada Dia dan bagi Dia segala kemuliaan untuk selama-lamanya. Amin.
Sumber Utama Kajian :
Alkitab KRISTEN, Terjemahan Baru (TB) Terbitan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) Tahun 1974.
Di sesi akhir dalam diskusi itu, orang tersebut mengatakan kepada saya : "Marilah kita berdiskusi dengan obyektif dan logis, tentunya dengan akal sehat sebab kita sama-sama ingin masuk sorga, bukan ? ".
Dengan tegas, Saya sampaikan kepadanya : " Oh iya, Saya sangat setuju jika kita berdiskusi secara obyektif dan logis, dan harus sesuai fakta-fakta dan bukti yang sah dan ilmiah, namun maaf sekali ... Saya tidak setuju dengan perkataan anda yaitu "sebab kita sama-sama ingin masuk sorga, bukan ?", sebab saat ini Saya telah menjadi warga sorga dan sedang menunggu kedatangan Yesus Kristus yang kedua kali untuk menjemput kami orang-orang Kristen !. Ia pun tersentak, dan berkata : "Mana mungkin sedangkan kita masih hidup di dunia kok... apa alasan dan dasar anda mengatakan demikian ?".
Saya pun menjawabnya : Yesus Kristus telah berkata demikian : "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal " (Yohanes 3 : 16), dan juga : "Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Roh Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu" (Matius 12 : 28).
Oleh sebab itu, setiap orang Kristen sangat mengenal Roh Allah, yaitu setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah, dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah (1 Yohanes 4 : 2-3), sehingga "Setiap orang yang telah percaya dan mengaku dengan mulutnya bahwa TUHAN telah menjadi manusia yang bernama Yesus, dan menyatakan bahwa Yesus Kristus adalah TUHAN ALLAH serta melakukan kehendak-Nya, maka secara pasti ia telah diselamatkan dan memperoleh hidup yang kekal ..!".
Yesus Kristus juga telah mengatakan secara jelas tentang hal ini, yaitu :
- "Kepadamu telah diberikan rahasia Kerajaan Allah, tetapi kepada orang-orang luar segala sesuatu disampaikan dalam perumpamaan, supaya : Sekalipun melihat, mereka tidak menanggap, sekalipun mendengar, mereka tidak mengerti, supaya mereka jangan berbalik dan mendapat ampun" (Markus 4 : 11) ;
- "Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Sorga, tetapi kepada mereka tidak" (Matius 13 : 11) ;
- "Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu.(Yohanes 3 : 39-40) ;
- Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku : Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga (Matius 7 : 21) ;
- Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu" (Matius 5 : 39) ;
- Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah (Yohanes 3 : 18) ;
- "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah" (Yohanes 3 : 5) ;
- Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman (Yohanes 6 : 54) ;
- Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Sorga di depan orang. Sebab kamu sendiri tidak masuk dan kamu merintangi mereka yang berusaha untuk masuk. (Matius 23 : 11) ;
- Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia (Yohanes 3 : 13).
Kapankah Kristen masuk kedalam Kerajaan Allah ?
Saat itu juga, jika seseorang yang menjadi Kristen, maka ia sah telah masuk dalam Kerajaan Allah. Ketika ia bertobat dan mengakui bahwa Yesus Kristus adalah TUHAN ALLAH, dan oleh Roh Kudus ia akan dibimbing untuk melakukan segala kehendak-Nya.
Yesus Kristus adalah Kerajaan Allah atau disebut juga Kerajaan Sorga, yang disampaikan oleh Yohanes Pembabtis kepada banyak orang dahulu, ia berkata : "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!" (Matius 3 : 2). Yesus pun mengabarkan hal yang sama : "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!".
Pada saat Yesus mati diatas kayu Salib, maka Kerajaan Sorga sudah datang didalam dunia, yaitu Yesus Kristus. Dia-lah Kerajaan Sorga itu. Yesus berkata :
" Pada waktu itulah kamu akan tahu, bahwa Aku di dalam Bapa-Ku dan kamu di dalam Aku dan Aku di dalam kamu "
Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya. (Yohanes 14 : 10).
supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku (Yohanes 17 : 21)
Dimanakah Kerajaan Allah yang disebut Kerajaan Sorga di dalam dunia ini ?
Kerajaan Sorga ada didalam diri setiap Kristen, seperti yang telah dikatakan oleh Yesus Kristus, sebab Dia-lah Kerajaan Sorga itu...!!!
Semua orang Kristen akan berkumpul didalam dunia saat ini untuk menyembah Yesus Kristus dalam suatu kumpulan yang disebut " Gereja TUHAN", dimana Kristus sendiri telah menjadi Kepala dari jemaat-Nya.
Maka dengan demikian, setiap Kristen telah memiliki jaminan keselamatan yang sah dan mutlak didalam dunia, sambil menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat, yang akan mengubah tubuh setiap Kristen di dunia ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia.
Inilah Kerajaan Sorga yang telah datang kedalam Dunia, yaitu Yesus Kristus...!!!
Demikian penjelasan kepada teman diskusi Saya tentang pernyataan bahwa saat ini Saya telah menjadi warga Kerajaan Sorga dan sedang menunggu kedatangan Yesus Kristus yang kedua kali untuk menjemput kami orang-orang Kristen untuk menerima hidup yang kekal bersama-sama Dia di Sorga Tingkat Ketiga, dimana sekarang ini Dia berada !
Lalu setelah ia mendengar penjelasan tersebut, teman itu kemudian bertanya : "Bagaimana jika seorang Kristen kemudian meninggal dunia ...?.
Saya pun menjawabnya dengan baik, sebagai berikut :
Setiap orang Kristen yang meninggal dunia atau mengalami kematian jasmani, maka orang tersebut akan turun kedalam kerajaan Maut atau dunia orang mati, namun kemudian akan dibangkitkan pada hari itu juga untuk dikumpulkan dengan orang-orang kudus di Firdaus, yaitu : Sorga Tingkat Kedua, sebab Yesus Kristus telah mengalahkan kuasa Maut dan bangkit dari kematian.
Segala kuasa Maut dan kunci kerajaan Maut telah berada ditangan-Nya, sehingga Yesus Kristus berkuasa membangkitkan setiap Kristen yang turun kedalam dunia orang mati tersebut, dan Yesus Kristus sendiri telah memberikan kunci Kerajaan Sorga kepada setiap anak-anak pilihan-Nya, sehingga Kristen akan dengan leluasa masuk kedalam Firdaus, Sorga Tingkat Kedua itu, untuk menunggu kedatangan Yesus Kristus yang kedua kali untuk menjemput orang-orang Kristen yang masih hidup di bumi.
Pada saat kedatangan Yesus Kristus untuk kedua kali, semua orang mati yang tertahan didalam alam Maut akan bangkit kembali, dan bersama-sama dengan orang yang masih hidup saat itu bertekuk lutut dan mengaku dihadapan-Nya, bahwa Yesus Kristus adalah TUHAN ALLAH, sebab Dia datang dengan segala kemuliaan dan kegemilangan-Nya.
Dan Yesus Kristus akan menghakimi semua manusia dengan benar dan adil sesuai kehendak-Nya---saat itu tidak ada lagi pengampunan, semuanya sudah terlambat. Bumi dan Maut beserta semua yang ada didalamnya akan dihukum untuk selama-lamanya---itulah "Neraka"--Kematian Kekal..!!!.
Di hadapan Allah dan Kristus Yesus yang akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati, aku berpesan dengan sungguh-sungguh kepadamu demi penyataan-Nya dan demi Kerajaan-Nya : Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.
Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.
(2 Timotius 4 : 1 - 4)
Oleh sebab itu, ingat dan camkanlah Saudaraku ...!
Yesus Kristus saat ini telah memegang 2 (dua) buah kunci, yaitu : Kunci Kerajaan Maut dan Kunci Kerajaan Sorga. Kunci Kerajaan Sorga sudah diberikan kepada setiap orang yang telah mengaku dengan mulutnya bahwa Yesus Kristus adalah TUHAN ALLAH dan melakukan segala kehendak-Nya. Dan dengan Kunci Kerajaan Maut, maka Dia akan membebaskan setiap orang Kristen yang masuk dalam alam Maut.
Jadi, Apakah yang membuat setiap Kristen harus kuatir dan takut..??? apakah saat ini ia masih hidup ataukah sudah/akan meninggal dunia, setiap orang Kristen telah memiliki "jaminan hidup yang kekal" didalam Yesus Kristus, Juruselamat Manusia---saat inipun setiap Kristen adalah warga kerajaan Sorga, baik masih hidup di Bumi maupun yang telah hidup di Firdaus.
Itu sebabnya, firman TUHAN ALLAH telah menyatakan secara jelas tentang kematian jasmani atau meninggal dunia bagi setiap orang Kristen, yakni :
- Sebab untuk itulah Kristus telah mati dan hidup kembali, supaya Ia menjadi Tuhan, baik atas orang-orang mati, maupun atas orang-orang hidup (Roma 14 : 9) ;
- Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal ( 1 Korintus 15 : 20) ;
- Kalau tidak ada kebangkitan orang mati, maka Kristus juga tidak dibangkitkan (1 Korintus 13)
- Sebab jika benar orang mati tidak dibangkitkan, maka Kristus juga tidak dibangkitkan (1 Korintus 15 : 16) ;
- Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum (Markus 16 : 16) ;
- Karena orang-orang yang hidup tahu bahwa mereka akan mati, tetapi orang yang mati tak tahu apa-apa, tak ada upah lagi bagi mereka, bahkan kenangan kepada mereka sudah lenyap. (Pengkhotbah 9 : 5 ) ;
- dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga (Efesus 2 : 6).
Ini kami katakan kepadamu dengan firman Tuhan : kita yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan, sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal. Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa.
Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan. Karena itu hiburkanlah seorang akan yang lain dengan perkataan-perkataan ini.
Apabila kamu telah mati bersama-sama dengan Kristus dan bebas dari roh-roh dunia, mengapakah kamu menaklukkan dirimu pada rupa-rupa peraturan, seolah-olah kamu masih hidup di dunia. Sebab, Tuhan tidak pernah lalai menepati janji-Nya kepada manusia, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat (2 Petrus 3 : 9).
Terima kasih, Saudara sudah berdiskusi dengan Saya tentang "Jalan Keselamatan" yang diberikan kepada semua orang..!
Terpujilah Yesus Kristus, TUHAN ALLAH kita...., sebab segala sesuatu adalah berasal dari Dia, oleh Dia, kepada Dia dan bagi Dia segala kemuliaan untuk selama-lamanya. Amin.
Alkitab KRISTEN, Terjemahan Baru (TB) Terbitan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) Tahun 1974.
Putra Dari Ufuk Timur.-
Langganan:
Postingan (Atom)











